Selasa, 16 Februari 2021

Ekspor Barang

Untuk melakukan bisnis, anda bisa memulainya darimana saja. Mulai dari pengiriman lokal dalam satu Negara, hingga pengiriman International hingga ke negara seberang. Saat ini prosesnya pun sangat mudah dengan menggunakan jasa ekspor barang. Namun sebelum anda ekspor barang, perhatikan hal-hal berikut agar bisnis anda berjalan lancar.


5 Hal Penting Sebelum Anda Mengirim Barang Ke Luar Negeri


1. Memahami Karakteristik Barang yang Akan Di Kirimkan

Saat ini anda sudah bisa menjual berbagai macam barang kemanapun. Mulai dari barang dengan ukuran kecil hingga besar, bahkan berat barang dengan kapasitas puluhan kilogram. Suatu kewajiban tersendiri bagi anda yang ingin mengirimkan barang, untuk mengetahui karakteristik barang tersebut.

Jika anda bertindak sebagai pengirim barang, maka anda diwajibkan untuk mengerti barang yang akan dikirim baik dari sisi jenis hingga jumlah barang.  Selain itu, anda juga diwajibkan untuk memahami deskripsi barang yang nantinya akan anda serahkan kepada jasa ekspor barang pilihan anda.


2. Pahami Barang-Barang yang Dilarang Ekspor

Bukan hal baru lagi, bahwa ada beberapa macam barang yang tidak diperbolehkan untuk diekspor ke luar negeri. Baik dalam perorangan, badan usaha atau siapapun yang bisa melakukan kegiatan ekspor. Hal ini memang sudah menjadi ketentuan serta peraturan yang sudah ditetapkan.

Barang yang tidak boleh diekspor yaitu seperti rotan merah, bijih timah serta konsentratnya, kayu dalam bentuk log. Selain itu ada pula beberapa macam barang yang terbuat dari besi. Contohnya seperti sisa serta skrap yang diambil dari besi tuang, bantal trem atau rel kereta api dari kayu. Serta barang yang terakhir yaitu silica atau kuarsa.


3. Memahami Barang-Barang yang Dibatasi Untuk Diekspor

Selain mengetahui karakteristik hingga barang-barang yang dilarang untuk diekspor, anda juga wajib mengetahui beberapa hal lain sebelum menyerahkan barang kepada jasa ekspor barang. Seperti, apakah barang yang diekspor termasuk kategori barang yang dibatasi ataukah bukan barang yang dibatasi. Alias barang anda bebas untuk dikirimkan hingga ke luar negeri.

Jika barang anda termasuk dalam kategori yang dibatasi, maka saat terjadi kegiatan ekspor atau saat anda hendak menaruh barang pada jasa ekspor, harus ada perizinan khusus. Perizinan ini anda dapatkan dari instansi yang berwenang. Yang mana perizinan harus dibuat sebelum anda mengajukan PEB atau Pemberitahuan Ekspor Barang.


4. Barang yang Dikenai Bea Keluar

Bea keluar adalah pungutan negara yang berdasarkan pada Undang-Undang pabean yang telah dirancang. Maka ada baiknya jika anda ingin melakukan pengiriman barang ke luar negeri, pahami juga beberapa barang yang dikenai bea keluar. Pasalnya, ini merupakan salah satu poin penting sebelum anda memberikan barang anda kepada jasa ekspor barang.

Barang yang terkena bea keluar yaitu meliputi, Kulit yang terbuat dari kulit mentah, kulit jangat, atau kulit disamak. Setelah itu adapula biji kakao, kayu baik kayu olahan, serpih kayu, hingga veneer. Barang lainnya juga ada seperti kelapa sawit serta CPO dengan Produk Turunannya. Lalu yang terakhir adalah produk mineral hasil pengolahan.


5. Memahami Barang Bebas Ekspor

Selain yang telah disebutkan sebelumnya, anda juga berhak mengirim beberapa barang bebas ekspor yang tidak termasuk kategori-kategori sebelumnya. Kegiatan ekspor barang yang akan anda lakukan harus sesuai dengan prosedur normal atau tidak adanya izin khusus yang harus dilakukan sebelum mengirim barang.

Barang bebas ekspor yaitu barang yang memiliki keunggulan-keunggulan tertentu, seperti langka, murah, mutu baik, atau unik. Jika dibandingkan dengan barang-barang serupa yang diproduksi oleh beberapa negara lainnya. Selain itu, barang bebas ekspor lainnya adalah barang yang sengaja diproduksi memang memiliki tujuan ekspor yang telah mendapat ijin dari pemerintah.

Beberapa penjelasan diatas diharapkan anda praktekkan sebelum melakukan kegiatan pengiriman barang hingga ke luar negeri. Kembali lagi anda harus memperhatikan beberapa hal seperti barang yang dilarang, barang dengan perizinan khusus, hingga beberapa barang yang memang dibatasi pengirimannya.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © strong man - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -