Selasa, 29 Juni 2021

 


Kalkulator BMI

Menjaga berat badan tetap berada di kisaran yang ideal sudah sepatutnya untuk diperhatikan. Apabila terus dibiarkan maka dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Akan ada banyak gangguan kesehatan yang dapat mengintai anda. Untuk mengetahui apakah berat badan termasuk ideal atau tidak, anda dapat menghitungnya dengan kalkulator BMI. Berikut manfaat dan rumusnya.


Manfaat Mengetahui nilai IMT

Salah satu cara jika anda ingin mengetahui apakah berat badan ideal atau tidak adalah dengan menggunakan perhitungan IMT atau BMI. Aplikasi ini bisa anda gunakan dengan mudah untuk melakukan perhitungan berat badan. Dengan mengetahuinya, anda bisa mengukur bagaimana kondisi kesehatan tubuh, apakah bugar atau tidak.

Apabila nilai  perhitungan IMT terlalu tinggi, artinya anda harus rajin berolahraga serta mengatur pola makan yang sehat. Anda perlu tahu bahwa penyakit yang disebabkan oleh tubuh yang obesitas sangatlah beragam, mulai dari sleep apnea, stroke, jantung koroner, dan diabetes 2. Kondisi tersebut akan semakin parah jika masalah tidak segera ditangani.

Deteksi dini melalui IMT memang bukan jalan yang utama, mengingat penyakit yang telah disebutkan tadi dapat terjadi karena banyak faktor. Meskipun sudah banyak alat tes kesehatan yang bisa membantu menyembuhkan, bukan berarti anda boleh mengabaikannya. Sejauh ini, tidak ada pihak yang membantah bahwa menjaga tubuh tetap ideal adalah salah satu tips untuk menghalaunya.


Rumus untuk Menghitung IMT Tubuh

Rumus yang bisa anda gunakan untuk menghitung IMT adalah dengan membagi antara berat badan dalam satuan kilogram dengan nimai kuadrat tinggi badan dalam satuan meter. Apabila dituliskan, maka rumus tersebut kurang lebih yaitu IMT = Berat badan (kg) : (tinggi badan (m)x tinggi badan (m)). Perhitungan sederhana ini akan membantu anda mengetahui status kebugaran tubuh.

Hingga saat ini, Kemenkes RI memberlakukan empat kategori untuk IMT, yaitu underweight, normal, overweight, dan obesitas. Kategori underweight akan anda peroleh jika nilai IMT nya dibawah 18,5. Sedangkan anda termasuk normal jika hasil tes kesehatan IMT nya 18,5 hingga 25,0. Akan tetapi anda akan masuk ke golongan overweight jika IMT nya antara 25,1 dan 27,0.

Untuk nilai IMT yang ada di atas 27 maka akan masuk golongan obesitas. Kondisi ini perlu dihindari karena artinya anda memiliki jumlah lemak yang berlebihan di dalam tubuh. Kondisi tersebut dapat meningkatkan resiko penyakit jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi. Untuk mengatasinya, anda perlu mengontrol asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.

Rumus yang telah disebutkan tadi perlu untuk anda hafalkan dengan baik. Dengan begitu, anda bisa memperkirakan apakah selama ini kondisi tubuh anda tergolong normal atau tidak. Jika berlebih, artinya anda harus banyak berolahraga dengan rutin. Namun jika nilainya rendah atau underweight, maka anda harus lebih banyak memenuhi nutrisi tubuh.

Orang yang masuk kategori underweight setelah menggunakan kalkulator BMI bukan berarti orang yang sehat. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, misalnya sistem kekebalan tubuh yang lemah, sulit memiliki keturunan, dan tulang menjadi rapuh. Oleh karena itu usahakan perhitungan IMT nya tergolong normal yaitu di kisaran 18,5 hingga 25,0.

Demikianlah ulasan singkat tentang IMT atau BMI yang perlu anda ketahui. Perlu diingat bahwa anda baru akan merasa bahagia jika ditunjang dengan tubuh yang bugar. Dengan begitu, anda dapat beraktivitas dengan mudah dan menikmati hidup dengan lebih baik bersama dengan orang orang yang anda cintai.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © strong man - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -